https://rahmamandiriteknik.com Tangki Solar, Pressure Tank, Diesel Hydrant, Electric Fire Pump, Jockey Pump,Booster Pump,Transfer Pump,sand Filter, Carbon Filter. Wed, 14 Sep 2022 06:21:07 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.6 https://rahmamandiriteknik.com/wp-content/uploads/2020/01/cropped-LOGO-1-4-32x32.png https://rahmamandiriteknik.com 32 32 Fungsi-Fungsi Aksesoris Pada Tangki Solar/Storage Tank https://rahmamandiriteknik.com/fungsi-fungsi-aksesoris-pada-tangki-solar-storage-tank/ https://rahmamandiriteknik.com/fungsi-fungsi-aksesoris-pada-tangki-solar-storage-tank/#respond Tue, 11 Aug 2020 03:59:39 +0000 https://rahmamandiriteknik.com/?p=575 1. Roof Plate Roof Plate adalah Plate yang terdapat diatas tangki, yang berfungsi sebagai atap untuk menlindungi tangki dari hujan dan sinar matahari. Pada atap tangki memiliki bentuk atap kerucut dengan sudut kemiringan. atap ini ditumpu oleh column, girder dan rafter sebagai tumpuan Plate pada atap tangki yang disusun bertumpuk. 2. Shell Plate Shell Plate adalah plate yang terdapat pada dinding tangki, plate tangki ini akan terbagi dalam beberapa tingkat ketebalan Plate yang berbeda –Continue reading

The post Fungsi-Fungsi Aksesoris Pada Tangki Solar/Storage Tank appeared first on .

]]>

1. Roof Plate

Roof Plate adalah Plate yang terdapat diatas tangki, yang berfungsi sebagai atap untuk menlindungi tangki dari hujan dan sinar matahari. Pada atap tangki memiliki bentuk atap kerucut dengan sudut kemiringan. atap ini ditumpu oleh column, girder dan rafter sebagai tumpuan Plate pada atap tangki yang disusun bertumpuk.

2. Shell Plate

Shell Plate adalah plate yang terdapat pada dinding tangki, plate tangki ini akan terbagi dalam beberapa tingkat ketebalan Plate yang berbeda – beda, tersusun dari bawah sampai atas tangki.

3. Bottom Plate dan Annular Plate

Bottom plate dan annular plate adalah plate yang terdapat pada dasar tangki. Pada tangki plate dasar harus kuat dan kokoh untuk tumpuan berat yang terjadi pada tangki, sehinga pemasangan plate disusun dengan menggunakan dua sambungan lap joint dan butt joint dan dilas kuat karena pada bagian bawah akan mengalami tekanan yang sangat besar, dari berat tangki mau pun berat solar yang akan ditampungnya.

4. Colomn

Colomn adalah tiang tangki berfungsi sebagai penyangah rafter, girder dan roof plate.

5. Shell Manhole

Shell manhole berfungsi pada saat pabrikasi tangki, diperlukan (manhole) pintu yang bertujuan untuk memudahkan disaat pembuattan dan servis tangki. terdapat pada bagian dinding tangki (shell plate).

6. Inlet/Outlet Nozzle

Inlet/outlet nozzle berada pada bagian shell plate, berfungsi untuk memasukan dan mengeluarkan solar (HSD), Inlet/outlet nozzle berbentuk pipa yang masuk kedalam tangki.

7. Brider valve

Brider valve berfungsi untuk mengatur tekanan dalam tangki sehingga mendekati tekanan atmorfer.

8. Redundant Alarm

Redundant alarm berfungsi sebagai alat sensor pemberi peringatan terjadinya kebakaran pada tangki, karena solar rentan terjadi terbakat.

9. Roof Manhole

Roof Manhole berfungsi pada saat pabrikasi tangki, dipelukan (manhole) pintu yang bertujuan untuk memudahkan disaat pembuattan dan servis tangki, terdapat pada bagian atas tangki (roof plate).

10. Foam Chamber

Foam chamber terdapat alat untuk memadamkan api terdapat pada bagian top shell dari tangki sehingga memudahkan pemadaman api alat itu disebut.

11. Sample Hatch

Sample hatch berfungsi sebagai alat untuk mengambil solar dengan jumlah kecil bertujuan untuk bahan uji laboraturium.

12. Top Angle

Top angle berfungsi untuk menopang roof plate pada posisi kemiringan.

13. Rafter

Rafter terbuat dari profil baja yang merupakan rangka atap tangki (roof plate).

14. Girder

digunakan untuk menopang rafter dan roof plate. Girder sama seperti rafter terbuat dari profil baja.

15. Level Gauging

Level gauging berfungsi untuk pengukur kapasitas/level solar dari tangki.

16. Anchor Chair

Anchor chair berfungsi untuk tahanan tangki supaya tetap pada pondasi ketika mengalami bencana alam seperti hembusan angin dan gempa bumi.

The post Fungsi-Fungsi Aksesoris Pada Tangki Solar/Storage Tank appeared first on .

]]>
https://rahmamandiriteknik.com/fungsi-fungsi-aksesoris-pada-tangki-solar-storage-tank/feed/ 0
Fungsi , Jenis Tangki dan Proses Pemeliharaan Tangki Solar / Storage Tank https://rahmamandiriteknik.com/fungsi-jenis-tangki-dan-proses-pemeliharaan-tangki-solar-storage-tank/ https://rahmamandiriteknik.com/fungsi-jenis-tangki-dan-proses-pemeliharaan-tangki-solar-storage-tank/#respond Mon, 23 Mar 2020 06:51:32 +0000 https://rahmamandiriteknik.com/?p=561 Tangki solar pada umumnya berfungsi sebagai wadah atau tempat penyimpanan minyak mentah atau minyak hasi dari proses kilang, gas, chemical dll, kapasitasnya pun beragam mulai dari tangki solar kapasitas 5.000 liter, 1000 liter, 2.000 liter, 3.000 liter, 8.000 liter, 10.000 liter bahkan 50.000 liter. Dalam membeli atau memproduksi tangki solar pun harus memenuhi persyaratan yaitu: Syarat membeli / memproduksi Tangki Solar Sifat kimiawi dari produk yang disimpan. Pengawasan dari Vapour Yang Terbuang Perlindungan Terhadap IsiContinue reading

The post Fungsi , Jenis Tangki dan Proses Pemeliharaan Tangki Solar / Storage Tank appeared first on .

]]>
Tangki solar pada umumnya berfungsi sebagai wadah atau tempat penyimpanan minyak mentah atau minyak hasi dari proses kilang, gas, chemical dll, kapasitasnya pun beragam mulai dari tangki solar kapasitas 5.000 liter, 1000 liter, 2.000 liter, 3.000 liter, 8.000 liter, 10.000 liter bahkan 50.000 liter. Dalam membeli atau memproduksi tangki solar pun harus memenuhi persyaratan yaitu:

Syarat membeli / memproduksi Tangki Solar

  1. Sifat kimiawi dari produk yang disimpan.
  2. Pengawasan dari Vapour Yang Terbuang
  3. Perlindungan Terhadap Isi Tangki
  4. Safety dan peraturan lindungan
  5. Pemilihan Material Yang Tepat denga kadar karbon yang telah ditentukan seperti mildstell stell dan stainless stell

Jenis – Jenis Tangki Solar

Fixed Roof Tank, dapat digunakan untuk menyimpan semua jenis produk, seperti crude oil, gasoline , benzene, fuel dll termasuk produk atau bahan baku yang bersifat korosif , mudah terbakar, ekonomis bila digunakan hingga volume 2000 m3, diameter dapat mencapai 300 ft (91,4 m) dan tinggi 64 ft (19,5 m). Fixed tank senidiri dibagi menjadi tiga jenis lagi yaitu:

  • Cone Roof Tank
  • Done Roof Tank
  • Umbrella Roof Tank

Floating Roof Tank, yang biasanya digunakan untuk menyimpan minyak mentah dan premium. Keuntungannya yaitu tidak terdapat vapour space dan mengurangi kehilangan akibat penguapan. Floating roof tank terbagi menjadi dua yaitu:

  • External Floating Roof dan 
  • Internal Floating Roof

Pemeliharaan Tangki

  • Cat dan Coating Tangki

Untuk melindungi tangki dari korosi dan karat, permukaan tangki bagian luar biasanya di cat atau di coat.
Tangki di cat warna putih atau warna lain yang memantulkan radiasi matahari yang bertujuan untuk membatasi panas yang berlebihan yang akan menyebabkan banyak terjadinya penguapan.

  • Tank Cleaning

Tangki penyimpan/penampung minyak mentah atau produknya, suatu waktu perlu dibersihkan (cleaning).

  • Alasan dilakukan pembersihan tangki (tank cleaning) :
  • Untuk dilakukan perbaikan dalam tangki
  • Penggantian jenis minyak (alih/tukar fungsi)
  • Pembersihan rutin (5 – 10 tahun/sekali)
  • Diperlukan pemeriksaan bagian dalam (apabila ada hal yang mencurigakan).
  • Perbaikan/pemasangan peralatan tambahan.
  • Kalibrasi tangki.
  • Pencegahan karat.
  • Pengecatan shell dan roof dari tanki.
  • Pelapisan bagian bawah bottom plate dengan coal-tar epoxy.
  • Penghamparan pasir halus dan kering secara merata serta sand bitumen mix ( water proofing ) disekeliling bottom plate tanki.
  • Pemasangan cathodic protection untuk bagian luar tanki.
  • Pelapisan internal course tanki setinggi 1 meter dengan epoxy coating.

The post Fungsi , Jenis Tangki dan Proses Pemeliharaan Tangki Solar / Storage Tank appeared first on .

]]>
https://rahmamandiriteknik.com/fungsi-jenis-tangki-dan-proses-pemeliharaan-tangki-solar-storage-tank/feed/ 0
Fungsi & Cara Kerja Pressure Tank Atau Tangki Tekanan https://rahmamandiriteknik.com/pressure-tank-atau-tangki-tekanan/ https://rahmamandiriteknik.com/pressure-tank-atau-tangki-tekanan/#respond Mon, 09 Mar 2020 07:55:30 +0000 https://rahmamandiriteknik.com/?p=546 Pressure tank adalah tangki air tekan yang dilengkapi membran (Diaphragm) yang akan memisahkan air dan udara didalam tangki. Membran terbuat dari bahan Karet Ban bagian dalam pada sepeda motor atau mobil namun memiliki ketebalan lebih besar. Di dalam pressure tank biasanya terdapat membran yang berfungsi untuk menjaga daya tahan Pressure Switch karena pada saat air terpakai sedikit,Tangki tekan ini dipasang pada output atau saluran keluar air dari pompa yang biasanya digunakan pada sistem pengoperasian otomatisContinue reading

The post Fungsi & Cara Kerja Pressure Tank Atau Tangki Tekanan appeared first on .

]]>
Pressure tank adalah tangki air tekan yang dilengkapi membran (Diaphragm) yang akan memisahkan air dan udara didalam tangki. Membran terbuat dari bahan Karet Ban bagian dalam pada sepeda motor atau mobil namun memiliki ketebalan lebih besar. Di dalam pressure tank biasanya terdapat membran yang berfungsi untuk menjaga daya tahan Pressure Switch karena pada saat air terpakai sedikit,Tangki tekan ini dipasang pada output atau saluran keluar air dari pompa yang biasanya digunakan pada sistem pengoperasian otomatis dengan menggunakan pressure switch.

CARA KERJA PRESSURE TANK

Tiap pompa air mempunyai kemampuan menghasilkan tekanan atau daya dorong yang berbeda-beda. Sebagai contoh kita setting pressure switch di setting pada 2 bar – pompa on (Hidup) air mengalir dan 4 bar – pompa off (mati) air berhenti.
1. Pompa air pada kondisi belum di hidupkan, tekanan air di dalam pemipaan masih 0 bar. Tekanan udara didalam tangki sudah ada dari pabriknya (Tanki di isi angin dengan Tekanan standard 1,5 bar ) apabila kurang bisa ditambah sendiri dengan memompakan angin kedalam tanki sampai mecapai tekanan standard. Tekanan udara di dalam tanki akan menekan membran ( baloon ) hingga kempis.
2. Ketika Pompa sudah mulai hidup dan tekanan air mulai menekan membran ( air masuk kedalam membran), sehingga membran akan membesar dan udara di dalam tanki akan tertekan dan tekanannya akan ikut naik. Apabila tidak ada keran yang dibuka maka tekanan air akan terus naik.
3. Pompa terus menekan air di dalam membran hingga maksimal 4 bar dan pompa akan off (Ingat,Pressure Swich kita setting OFF di 4 tekanan max bar ) Udara di dalam tanki juga akan tertekan naik menjadi 4 bar.
4. Setelah pada kondisi no.3 pompa dalam kondisi off, kemudian ada keran yang dibuka sehingga tekanan air akan turun menjadi 3 bar dan seterusnya. Udara bertekanan yang ada didalam tanki akan menekan air keluar dari tanki hingga tekanan terendah mencapai 2 bar. Setelah tekanan air mencapai 2 bar maka pressure switch akan menghidupkan pompa. Tekanan air akan mulai naik lagi hingga mencapai 4 bar lalu pompa akan stop. Begitulah seterusnya air dan udara di dalam tanki saling menekan.

Fungsi Pressure Tank / Tangki Tekanan

Apabila ada keran yang dibuka, maka tekanan air di dalam pipa akan turun. Tekanan air didalam pipa akan turun perlahan, hal ini disebabkan ada cadangan tekanan di dalam tangki, yang turut menekan air kedalam pipa. Setelah tekanan di dalam pipa dan tanki mencapai 2 bar maka pompa akan hidup, menaikan tekanan ke dalam pipa dan tanki, dan begitu seterusnya.
Kesimpulannya apabila dipasang membran tank, maka jarak pompa mati dan hidup cukup lama. Lama mati dan hidupnya pompa tergantung berapa besar volume tanki yang dipasang. Dengan mati dan hidup pompa yang cukup lama, maka grafik turun naiknya tekanan air didalam pipa akan cukup landai, sehingga tekanan air yang dirasakan pada keran akan lebih stabil.
Hal ini sangat berbeda sekali apabila tidak dipasang membran tank, pompa akan mati dan hidup cepat sekali. Grafik fluktuasi tekanan air didalam pipa akan sangat curam, sehingga fluktuasi tekanan air pada keran-keran akan sangat terasa.
Contoh yang paling sering ditemukan pada pompa rumah tangga adalah apabila membran tank yang berada didalam tanki telah rusak / pecah sehingga air masuk kedalam tangki maka Pompa akan mati dan hidup sangat cepat sekali. Apabila pompa mati hidupnya cepat maka konsumsi listrik juga akan melonjak.
Ada sebagian orang bertanya “ Apakah pressure tank atau tanki tekan dapat menambah tekanan air atau tekanan pompa”. Jawabannya “tidak”, pressure tank hanya berfungsi sebagai cadangan tekanan yang membuat fluktuasi tekanan di dalam pipa lebih landai grafiknya.

Fungsi utama Pressure Tank:
1. Menghemat listrik (pemakain listrik) pada pompa
2. Meratakan tekanan air pada system perpipaan
3. Sebagai bantalan udara, sehingga pompa bisa off (mati) secara halus (soft), tidak terjadi lonjakan.
4. Untuk mengurangi efek palu air (water hammering), saat kran air di matikan tiba tiba atau saat pompa mati tiba tiba.

The post Fungsi & Cara Kerja Pressure Tank Atau Tangki Tekanan appeared first on .

]]>
https://rahmamandiriteknik.com/pressure-tank-atau-tangki-tekanan/feed/ 0